Bincang Lingkungan BEM KM UNY Bersama KOPHI Yogyakarta

“Gowes dan Bincang Lingkungan” yang dilaksanakan oleh Departemen Kesejahteraan Mahasiswa BEM KM UNY 2014  dengan tema Kondisi Lingkungan dan Ruang Terbuka Hijau (Green Open Space).Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan Mengembangkan rasa kepedulian mahasiswa UNY akan pelestarian lingkungan hidup,

Manfaat kegiatan Gowes dan Bincang Lingkungan ini pada para peserta kegiatan yaitu dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan Gowes dan Bincang Lingkungan ini, para peserta juga dapat berkontribusi dalam pemeliharan lingkungan serta menanamkan kebiasaan baik untuk bersepeda dan juga menjaga lingkungan dalam kegidupan sehari-hari.

KOPHI Yogyakarta Dalam Acara POPSTARRR FK UGM

POPSTARRR (Plastik Oh Plastik, Selamatkan Tanah Air-Reduce, Reuse, Recycle) merupakan salah satu proyek utama dalam kepengurusan SCORP CIMSA UGM 2013-2014. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa, khususnya anggota SCORP akan pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi kehidupan, terutama dampak plastik bagi lingkungan. Selain itu, dengan diadakannya acara ini, anggota SCORP juga memiliki misi untuk menyelamatkan lingkungan kita dari bahaya pencemaran khususnya plastik yang lebih berbahaya dengan melakukan aksi nyata di lingkungannya. Pencemaran merupakan salah satu isu lingkungan yang hingga saat ini belum terselesaikan, bahkan menimbulkan dampak yang mulai terasa. Diharapkan melalui acara ini, SCORP bisa melakukan aksi nyata untuk menyelamatkan tanah air dari bahaya pencemaran lingkungan oleh plastik, serta mengajak masyarakat sekitar untuk membuat karya yang berdampak bagi keberlangsungan lingkungan yang nyaman.

IAAS LC UGM and KOPHI Yogja: Earth Day 2014 “Take Small Actions to Make a Big Difference”

Yogyakarta, April 22, 2014 – Each year people across the globe observe Earth Day, which falls on April 22. Earth Day aims to inspire awareness of and appreciation for global environmental issues. Observing Earth Day in Indonesia is highly relevant given the country’s serious environmental degradation. Apart from that it is important to continuously promote environmental awareness among the public. In this year, the theme of Earth Day 2014 “Green Cities”, is a popular term for what activists and scholars call an ecological city.

To commemorate Earth Day 2014, International Association of Students in Agricultural and Related Sciences, Local Committee Universitas Gadjah Mada (IAAS LC UGM) and Koalisi Pemuda Hijau Indonesia Yogyakarta (KOPHI  jogja) conducted a tangible actions for the earth “Layering the Casuarina equisetifolaL.” at the Samas Beach, Bantul (19/4).

Layering is a means of plant propagation in which a portion of an aerial stem grows roots while still attached to the parent plant and then detaches as an independent plant. Layering has evolved as a common means of vegetative propagation of numerous species in natural environments. Layering is also utilized by horticulturists to propagate desirable plants. Natural layering typically occurs when a branch touches the ground, whereupon it produces adventitious roots. At a later stage the connection with the parent plant is severed and a new plant is produced as a result.

Casuarina trees for use as windbreaks. Casuarina trees are leafless except for minute scales at the nodes of the branchlets. These branchlets resemble the needle-like leaves of pine trees. The flowers are unisexual and the fruit is a small cone containing numerous winged seeds. Casuarina equisetifola seeds freely and in many places has become naturalized. Potential positive economic uses for Casuarina equisetifolia include use as windbreaks, landscape trees, lumber, fuel wood, to greening at the Samas beach, reduce coastal erosion and several other minor uses.

The commemoration of Earth Day was aimed at raising awareness among the public about the importance of conserving the environment by doing a small actions. Later, the result of layered Casuarina will be taken and planted by residents.

 

sumber : http://iaaslcugm.or.id/iaas-lc-ugm-and-kophi-jogja-earth-day-2014-take-small-actions-to-make-a-big-difference/

Pengumuman Anggota Utama KOPHI Yogyakarta

 

Setelah Melewati Proses Seleksi Panjang, Mulai dari Seleksi Berkas, Seleksi Wawancara dan 3 Bulan Masa Pembinaan, Berikut 25 Nama yang Lulus Menjadi Anggota Utama KOPHI Yogyakarta 2014-2015.

Selamat Kami Ucapkan………….!

DIVISI LITBANG

1 Kristia Noviana Saputri – Institut Seni Indonesia Yogyakarta

2 Abisatya Yogi Pradika – Universitas Gadjah Mada

3 Luthfan Fauzan – Universitas Gadjah Mada

4 Nia Kurniawati – Universitas Gadjah Mada

5 Nugraha Febri Ramadhan – UPN ”Veteran” Yogyakarta

6 Fidya Prasetyowati – Universitas Gadjah Mada

7 Rony Wicaksono – Universitas Gadjah Mada

8 Bryan Bimantoro – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

9 Devi Anggi Saputri Sitorus – Universitas Gadjah Mada

10 Tini Adiatma – Universitas Negeri Yogyakarta

 

DIVISI PSDM

11 Muhammad Fachri Ardiansyah – Universitas Gadjah Mada

12 Mustika Putri – Universitas Gadjah Mada

13 Neneng Lidya Damayanti – Universitas Gadjah Mada

14 Siti Mahmudha – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

15 Lely Kurniawati – Universitas Gadjah Mada

16 Yutika Tessarani – Universitas Negeri Yogyakarta

17 Nur Aziz Wibowo – Universitas Gadjah Mada

18 Rizka Y Hapsari – Uniersitas Negeri Yogyakarta

19 Muhammad Reza Aditya – Universitas Gadjah Mada

20 Dwi Ayu Rahmawati – Universitas Gadjah Mada

 

DIVISI MEDKOM

21 Zulhilmi Hanif – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

22 Fre Chilia Karlina – Universitas Gadjah Mada

23 Rizki Taufiq – Universitas Negeri Yogyakarta

24 Puspita Putri Arumdani – Universitas Negeri Yogyakarta

25 Dian Wijiastuti – Institut Seni Indonesia Yogyakarta

 

Coastal Learning Project Bersama Alumni Study of The US Institutes, East-West Center

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pantai Kuwaru, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah salah satu pantai yang rawan terkena abrasi. Untuk menanggulangi hal tersebut, alumni beasiswa Study of the United States Institutes (SUSI) mengadakan acara Coastal Learning Project (CLAP) pada tanggal 5-6 April 2014 di Pantai Kuwaru, DIY.

CLAP adalah sebuah program edukasi yang difokuskan untuk mensosialisasikan pencegahan abrasi sejak dini pada anak-anak usia 9- 12 tahun. Acara ini merupakan program tindak lanjut dari beasiswa Study of the United States Institutes (SUSI) Global Environmental Issues 2013 yang memperoleh hibah dari US Department of State dan East West Center USA.

“Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada anak-anak tentang pentingnya pencegahan kerusakan lingkungan, menyebarkan semangat wirausaha ramah lingkungan, mendorong pemikiran cinta lingkungan dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan melalui metode belajar secara aktif,” ujar Rida Nurafiati selaku Project Leader CLAP 2014 pada Sabtu (5/4/2014).

Metode pelaksanaan menggunakan karya wisata, demonstrasi, tanya jawab, latihan dan diskusi. Pelaksanaan di SD Krajan, Yogyakarta ini merupakan Pilot Project bagi projek-projek selanjutnya. Untuk membantu materi pengajaran pada siswa-siswa di SD Krajan, dibutuhkan panduan materi yang akan bekerjasama dengan United Nation Environment Program (UNEP) Tunza Ecogeneration dan KOPHI Yogyakarta sebagai mitra pada proyek ini. (*)

sumber: http://jogja.tribunnews.com/2014/04/05/coastal-learning-project-digelar-di-pantai-kuwaru-hari-ini/