KOPHI Yogya’s Green Agent: My Action Starts Now! (Kedaulatan Rakyat, 19 Maret 2013)

Oleh: Rahmi Kartika Sari Prayitno*

Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan program aksi pelestarian lingkungan terbaru di SMP Negeri 1 Yogyakarta. Namun, berbeda dengan kegiatan sebelumnya, kegiatan ini khusus melibatkan siswa/i SMP tersebut. Mengambil tema “Green Agent”, KOPHI berharap acara yang diadakan pada hari Jumat (15/3), akan berhasil menemukan agen-agen hijau yang cinta dan peduli terhadap keadaan lingkungan sekitar.

Pelaksanaan acara “Green Agent” dilandasi oleh fakta alam, global warming yang sudah sulit ditekan dan jumlah sampah hasil kegiatan manusia yang semakin meningkat setiap harinya. Sehingga, diperlukan aksi nyata untuk menangani masalah tersebut, salah satunya dengan cara penanaman tanaman obat/toga (untuk global warming) dan pembuatan lubang biopori (untuk sampah). Kedua aksi tersebut terbukti mudah dan ramah untuk dilakukan di mana pun, termasuk di rumah agen-agen hijau sendiri.

KOPHI akan melakukan kegiatan ini secara berkala di setiap satu sekolah Yogyakarta, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA. Tingkatan ini dipilih karena kesadaran terhadap alam sekitar perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa. KOPHI percaya bahwa untuk melahirkan agen-agen hijau yang baik diperlukan tahapan-tahapan strategis, yakni edukasi alam di bangku SD, praktik pelestarian di bangku SMP,  ikut mengajak orang-orang sekitar sadar akan alam di bangku SMA, dan menjadi teladan bagi orang sekitar atau green agent seutuhnya di tahap universitas.

Launching perdana aksi “Green Agent” di SMP Negeri 1 yang diikuti oleh 110 siswa ini, secara teknis memberikan sosialisasi penting berupa materi, games dan praktek tentang cara menjaga kelestarian lingkungan melalui pembuatan lubang biopori dan penanaman obat keluarga (toga) sejak pukul 13.00 hingga pukul 15.30 WIB. KOPHI Yogyakarta bekerja sama dengan pihak sekolah berupaya agar aksi tersebut akan tetap diberdayakan oleh siswa/i walaupun acara telah selesai. KOPHI akan melakukan pelaporan kegiatan di setiap bulannya untuk melihat tahapan proses tersebut. (rahmi)

*Mahasiswi Ilmu Komunikasi UGM
Staf Divisi Media dan Komunikasi KOPHI Yogyakarta

Green Agent (Kedaulatan Rakyat, 19 Maret 2013)

Green Agent (Kedaulatan Rakyat, 19 Maret 2013)

PRESS RELEASE JOGJANESIA! Dari Jogja Untuk Indonesia

PRESS RELEASE

JOGJANESIA! Dari Jogja Untuk Indonesia

PAMERAN KOMUNITAS SOSIAL PERTAMA DI YOGYAKARTA

Penampilan dance dan beat box dari teman-teman berkebutuhan khusus Deaf Art Community

Penampilan dance dan beat box dari teman-teman berkebutuhan khusus Deaf Art Community

Yogyakarta (28/02) – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antar komunitas social, dua puluh komunitas sosial di Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Jogja Peduli menggelar pameran komunitas dan talkshow dengan fokus permasalahan sosial seperti pendidikan, beasiswa, perdamaian, dan lingkungan.

Masalah pendidikan, perdamaian dan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak saja, sudah pasti membutuhkan banyak pihak untuk terlibat, mulai dari pemerintah hingga masyarakat sendiri. Tentu tidak dapat ditangguhkan hanya pada satu pihak saja seperti pemerintah. Berangkat dari hal tersebut guna meningkatan kesadaran masyarakat luas akan kepedulian sosial, Forum Jogja Peduli selaku wadah komunitas sosial se-Yogyakarta, menggelar Jogjanesia! “Dari Jogja Untuk Indonesia”, dengan acara utama yakni pameran komunitas sosial pertama di Yogyakarta.

Acara yang bertajuk Jogjanesia! “Dari Jogja untuk Indonesia” ini akan menghadirkan pembicara yang memiliki keprihatinan yang sama mengenai fokus permasalahan sosial tadi dan expert dibidangnya masing-masing, yaitu Alissa Wahid, Sumadi ST, Megarini Puspasari BBA,  dan Arif Lukman Hakim.

Dalam sesi Talkshow oleh masing-masing pembicara yang dimoderatori oleh Karlina Denista,Tommy Apriando, dan Mutiara Andalas ini dibagi menjadi empat sesi, dimana masing-masing sesi terdiri dari bidang-bidang yang menjadi focus pembahasan yakni Pendidikan, Lingkungan, Perdamaian dan Beasiswa. Talkshow melibatkan perwakilan komunitas dari masing-masing  bidang sosial tersebut, sehingga diharapkan talkshow ini menjadi komprehensif untuk mengupas solusi masalah sosial yang ada saat ini.

Selain menghadirkan pembicara pada sesi talkshow acara ini dimeriahkan dengan pertunjukan hiburan yang dibawakan oleh  Sastromoeni, Jay and Gatrawardaya, SAKA UGM Stand Up Comedy dan Deaf Art Community. Yang menarik dari sekian pembicara dan pengisi acara ini bersifat probono.

Bersamaan dengan acara yang diselenggarakan di Gedung E, Benteng Vredeburg pada tanggal 3 Maret 2013 tersebut, akan ada launching Forum Jogja Peduli, yaitu forum yang diharapkan dapat menjadi media berkomunikasi antar komunitas sosial di Yogyakarta, agar dapat bersinergi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan “Dari jogja untuk Indonesia”.

Tommy Apriando (Mongabay Indonesia), Rida (KOPHI Yogya), Felix (Earth Hour Jogja) dan Pak Sumadi (Pengusaha Sanitasi Indonesia)
Tommy Apriando (Mongabay Indonesia), Rida (KOPHI Yogya), Felix (Earth Hour Jogja) dan Pak Sumadi (Pengusaha Sanitasi Indonesia)
Waritsa (Bendahara KOPHI Yogya) sedang diwawancarai oleh YRBK Kagem
Waritsa (Bendahara KOPHI Yogya) sedang diwawancarai oleh YRBK Kagem

 

Adapun Komunitas sosial yang berpartisipasi terdiri dari komunitas yang bergerak pada 4 bidang yakni, Pendidikan, Lingkungan, Perdamaian, dan Beasiswa. Terdapat sekitar 20 komunitas sosial diantaranya Komunitas Jendela, Koper Mandiri, Peace Generation, Coin a Chance Jogja, Hoshizora Foundation, Save Street Child Jogja, Gadjah Mada Mengajar, Hugo Hatta Club, Orbit Jogja, Komunitas Cemara, YRBK Kagem Jogja, Institut Ibu Profesional, KOPHI, Garuda Youth Community, Jogja Menyala, AnakLangit Foundation, YMCA dan Book For Mountain. Masing-masing dari komunitas akan melakukan campaign di stan mereka, selain itu masing-masing komunitas akan mengadakan Open Recruitment Volunteer. Jadi bagi yang merasa  peduli dan tergerak untuk ingin terjun mengatasi masalah sosial di masyarakat, inilah saatnya!

Perlu dicatat bahwa acara ini tidak berorientasi profit dan sebagian besar dari seluruh pengisi acara tidak meminta imbalan! Ini adalah cermin bahwa acara ini terlahir memang sepenuhnya atas dasar kepedulian terhadap masalah sosial yang ada. Kini, saatnya menentukan apakah Anda salah satu yang peduli?

BUKTIKAN KAMU PEDULI.

Forum Jogja Peduli

http://launching.forumjogjapeduli.org

@F_JogjaPeduli

Contact Person : Fanbul (0819806342)